DaisypathAnniversary Years Ticker
Your Ad Here

  Sabtu, Juni 23, 2007

Teori Intranet (5): Aplikasi Intranet


Standar komunikasi yang diterapkan dalam Inter/Intranet saat ini sangat bergantung pada aplikasi-aplikasi yang dapat diterapkan di dalamnya. Untuk memenuhi bermacam-macam kebutuhan pengguna jaringan tersebut, rancangan aplikasi dibuat agar mampu mendapatkan solusi yang diinginkan melalui fungsi-fungsi (functions) bukan melalui kode-kode pemrograman lagi (yang biasanya rumit dan bertele-tele).

Sebetulnya hal ini bukan konsep baru dalam dunia pemrograman perangkat lunak. OOP (Object Oriented Programming) dalam bahasa pemrograman visual, seperti MS Visual Basic atau Borland Delphi, telah menyediakan kemampuan tersebut. Tetapi, memang dibutuhkan upaya ekstra untuk menerapkan konsep OOP tersebut ke dalam sebuah infrastruktur yang serba tidak kompatibel dan amat kompleks (an incompatible & complex infrastructure), seperti dalam kasus Inter/Intranet ini.

Untuk mengembangkan suatu aplikasi Intranet dibutuhkan beberapa tahapan. Yang pertama, infrastruktur teknis untuk keperluan aplikasi harus dibangun. Kemudian, titik-titik kunci pemecahan masalah yang menarik users untuk masuk ke dalam teknologi Intranet tersebut harus digarap. Tools (alat atau perangkat) yang memungkinkan teknologi Intranet dapat diadopsi dan dikelola serta mampu menyediakan sarana pengembangan yang efisien juga perlu dimatangkan. Hanya setelah infrastruktur dan perlengkapan tersebut selesai dikerjakan, Intranet dengan segala kelengkapannya dapat 'dimunculkan' dengan sempurna.

« Akses Informasi  |  Infrastruktur Aplikasi Intranet »

0 komentar