DaisypathAnniversary Years Ticker
Your Ad Here

  Jumat, Februari 23, 2007

Teori Intranet (0): Prakata


Sumber: Laporan Tugas Akhir "Penggunaan Program Cold Fusion® sebagai Sarana Pengembangan Layanan Informasi Database Berbasis Intranet di PT Caltex Pacific Indonesia" oleh Robby Yoga Prakasya

Adalah hal yang aneh jika mencoba membayangkan era globalisasi ini tanpa dukungan komunikasi, komunikasi dari bentuknya yang paling sederhana sampai yang paling kompleks telah memperlihatkan suatu produk budaya yang tidak tertandingi, sesuatu yang membedakan manusia dengan bentuk kehidupan lain di muka bumi ini. Apalagi jika berbicara mengenai media telekomunikasi, dari semenjak Faraday dan Oersted yang memperlihatkan kepada dunia hubungan kelistrikan dan kemagnetan sampai Graham Bell dan Marconi yang memperlihatkan wujud nyatanya dalam telepon dan radio, peradaban telah berkali-kali terbelalak menyaksikan kemajuan tak terduga yang diraih oleh umat manusia dan budayanya.

Dalam beberapa dasawarsa terakhir ini pula dunia telah menyaksikan kehandalan manusia dalam menciptakan peralatan yang mungkin beberapa tahun sebelumnya tampak tidak mungkin. Teknologi telah membuktikan bahwa dengan dua state saja, dapat disimulasikan setiap sistem simbol fisik apapun. Teknologi tersebut adalah teknologi komputer.

Pada awalnya komputer-komputer yang ada adalah komputer mainframe yang sangat mahal, yang hanya mampu dibeli oleh institusi besar, dengan peralatan yang sangat rentan terhadap kegagalan. Kemudian terjadilah sebuah revolusi dengan dihasilkannya IC (integrated circuit), suatu chip kecil yang berkemampuan sama dengan ribuan bahkan jutaan transistor. Revolusi ini membuat harga komputer menurun drastis, sehingga seperti yang terlihat dewasa ini, komputer yang diperuntukkan untuk perorangan (pribadi) --PC (Personal Computer)-- justru lebih banyak dari komputer-komputer super. Perusahaan-perusahaan pun lebih banyak menggunakan komputer model ini karena lebih efisien.

Namun seperti biasa "kemalasan adalah ibu dari teknologi", orang-orang tetap saja tidak puas dengan begitu saja, timbul ide bagaimana kalau beberapa komputer dapat dihubungkan agar dapat menggunakan sumber daya yang ada secara bersama-sama dan pertukaran data semakin cepat, bukankah hal itu akan menambah efisiensi dan efektivitas kerja serta lebih murah? Dari pemikiran itu timbulah konsep LAN (Local Area Network) yaitu beberapa komputer yang saling berbagi sumber daya yang terbatas dalam area lokal. Dengan adanya keterhubungan (komunikasi) ini komputer-komputer dapat saling berbagi data, bertukar data dan memanfaatkan sumber daya (resource) yang sama secara bersama-sama.

Manusia tidak berhenti di situ, timbul lagi pemikiran untuk menghubungkan LAN-LAN yang telah ada tadi untuk membentuk jaringan yang lebih besar. Dan teknologi jaringan saat ini telah memperlihatkan bagaimana Internet dengan World Wide Web-nya telah memperkecil dunia, dengan menghilangkan jarak antara individu; semuanya serba global, globalisasi.

Seiring dengan perkembangan tersebut, muncul beberapa kepentingan dari beberapa organisasi atau perusahaan untuk memiliki suatu jaringan internal tersendiri. Jaringan tersebut merupakan pengembangan dari teknologi Internet, dengan tetap menggunakan seluruh fasilitas dan kemampuannya, dalam lingkup penggunaan yang terbatas. Jaringan ini dilengkapi dengan fasilitas security (keamanan) dan hanya orang tertentu (biasanya orang di dalam organisasi atau perusahaan tersebut) yang mempunyai akses di dalam jaringan internal tersebut. Jaringan internal tersebut dikenal dengan nama Intranet.

0 komentar