DaisypathAnniversary Years Ticker
Your Ad Here

  Selasa, April 10, 2007

Teori Intranet (4.1): Manajemen Informasi


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa Intranet merupakan jaringan komputer dalam perusahaan atau organisasi yang menggunakan komunikasi data standar seperti dalam Internet. Perusahaan selaku organisasi bisnis selalu menyimpan informasi yang berupa dokumen dan arsip dalam bentuk file. Pengelolaan informasi tersebut memerlukan manajemen arsip dan dokumen yang pada dasarnya untuk efisiensi dan efektivitas, sehingga pelaku bisnis dalam organisasi tersebut selalu memperoleh informasi yang cepat, tepat dan akurat sewaktu dibutuhkan.

Adapun operasi-operasi dasar yang penting untuk manajemen arsip adalah sebagai berikut:
» Search/Retrieval, yaitu kemampuan untuk mencari dan mendapatkan data atau informasi.
» Version Control, yaitu kemampuan untuk menyimpan setiap perubahan di dalam dokumen.
» Archieving, yaitu kemampuan membuat keberadaan data dari waktu ke waktu.
» Security, yaitu kemampuan untuk mengontrol akses pembacaan dan penulisan ke dalam dokumen.

Informasi yang disajikan oleh server Intranet saat ini kebanyakan masih bersifat statis, artinya pengguna hanya bisa mengakses dokumen berformat HTML di dalam server. Umumnya informasi di perusahaan berupa database yang diakses menggunakan aplikasi khusus. Apabila diinginkan, akses database melalui server Intranet juga bisa dilakukan, yaitu dengan cara membuat program aplikasi yang memenuhi spesifikasi Common Gateway Interface (CGI) yang akan menghubungkan Web server ke database perusahaan. Program aplikasi ini bisa dibuat dengan menggunakan C/C++, Perl, skrip shell Unix, atau Visual Basic.

0 komentar